Memaksimalkan suara anis kembang

Anis kembang dikenal dengan suara kicauannya yang lantang, meski begitu tidak semua orang memelihara burung ini bisa menikmati kencangnya suara mereka. Bahkan banyak kicaumania yang mengeluh kalau anis kembang miliknya tidak mau berkicau dengan maksimal. Untuk membahas masalah tersebut, berikut ini tips bagaimana memaksimalkan suara anis kembang.

memaksimalkan suara anis kembang

 Secara umum, karakter vokal anis kembang tentu berbeda masing-masing individunya, akan tetapi jenis burung anis ini memang cukup dikenal dengan kelantangan suaranya. Karena itu, ketika ada burung cenderung bersuara pelan itu berarti ada yang terjadi pada burung tersebut sehingga perlu diberikan perawatan lanjutan untuk bisa memaksimalkan suara kicauannya.

Beberapa faktor  berikut ini bisa menjadi penyebab mengapa anis kembang tidak bisa berkicau dengan suara yang lantang atau ngeplong.

  • Umur burung masih muda, sehingga mereka cenderung hanya mengeluarkan suara kicauannya yang pelan atau bahkan cenderung ngeriwik saja.
  • Burung sedang mabung, cobalah perika apakah ada bulu-bulu halus yang jatuh di sekitar sangkarnya.
  • Burung yang terlalu ketakutan pun akan cenderung menjadi jarang berbunyi, dan sekalinya berbunyi biasanya dengan suara yang cenderung pelan. Agar mereka bisa tampil maksimal sebaiknya lakukan tahap penjinakan terlebih dahulu, minimal agar mereka tidak terlalu ketakutan ketika berada di tempat ramai sehingga mau berkicau dengan kencang.
  • Kegemukan bisa mempengaruhi burung untuk menjadi malas beraktivitas dan cenderung bersuara pelan atau bahkan jarang berbunyi. Agar anis kembang bisa tampil maksimal, sebaiknya berikan beberapa terapi misalnya dengan memberikan pakan buah-buahan yang cocok atau membuatnya banyak bergerak dengan menggunakan kandang umbaran. 


Sedangkan jika burung anis kembang tidak mengalami beberapa faktor disebutkan di atas, maka beberapa pola perawatan berikut ini bisa anda terapkan agar burung anis kembang bisa bersuara lebih kencang.

  1. Mengembunkan burung secara rutin setiap pagi hari yang dimulai sejak pukul 04:45 atau 05:00.
  2. Setelah matahari mulai menampakkan sinarnya, berikan kroto sebanyak 1 sendok teh dan cacing tanah sebanyak 1 ekor.
  3. Sekitar pukul 06:30 – 07:00 mandikan burung pada pagi hari dengan menggunakan air dingin (air es), setelah itu dijemur selama 1 – 1,5 jam yang dilakukan antara pukul 07:30 s/d 09:00 pagi.
  4. Setelah itu burung diangin-anginkan di tempat yang sejuk.
  5. Pada pukul 13:00 burung dikerodong lalu dibiarkan beristirahat hingga sore harinya. Pada saat pengkerodongan ini, burung bisa sekalian diberikan pemasteran.
  6. Pukul 15:00 kerodong dibuka, lalu burung digantung di tempat yang sejuk.
  7. Sekitar pukul 16:00 – 16:30, burung kembali dimandika, setelah itu berikan kroto sebanyak setengah sendok teh dan jangkrik sebanyak 3 – 5 ekor.
  8. Setelah itu burung kembali dikerodong dan dibiarkan beristirahat sampai kemudian kerodong kembali dibuka jika akan diterapi mandi malam.
  9. Mandi malam berlangsung sekitar pukul 19:00 – 20:30, setelah mandi malam burung diangin-anginkan sebenrat lalu diberikan cacing tanah sebanyak 1 – 2 ekor, setelah itu dibiarkan tanpa kerodong hingga pagi harinya untuk kemudian mengulang kembali pada point pertama yaitu pengembunan.


Selama dalam perawatannya tersebut, pemberian pakan tambahan (EF) lainnya hendaknya tidak dilupakan seperti jangkrik atau ulat hongkong sesuai yang biasa anda berikan.

Ok Bro.. Demikian tips memaksimalkan suara anis kembang.

Semoga bermanfaat ya 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.