Cara membedakan perkutut bangkok dan lokal

Sepintas penampilan burung perkutut lokal dan bangkok memang agak sulit untuk dibedakan. Akan tetapi jika diperhatikan dengan lebih seksama, maka akan ditemukan beberapa perbedaan yang sebenarnya cukup mencolok. Apa sajakah itu? Simak cara membedakan perkutut bangkok dan lokal berikut ini.


cara membedakan perkutut bangkok dan lokal



Cara membedakan perkutut bangkok dan lokal dapat diketahui dari ukuran tubuhnya, yaitu burung perkutut bangkok rata-rata mempunyai ukuran tubuh lebih besar dari perkutut lokal.

Selain itu, suara yang dikeluarkannya pun memiliki perbedaan di mana suara perkutut bangkok lebih kencang, panjang dan jernih yang menjadikan burung ini lebih banyak dicari dibandingkan perkutut lokal yang rata-rata bersuara tipis dan berirama cepat.

Selain dari ciri-ciri paling umum tersebut, cara membedakan perkutut bangkok dan lokal dapat juga diperhatikan dari beberapa tengara sebagai berikut: 

cara membedakan perkutut bangkok
  • Perkutut bangkok mempunyai warna blu yang lebih cerah atau coklat keputihan.
  • Bentuk kepalanya terlihat lebih besar, ceper dengan leher yang cenderung memanjang.
  • Ekornya pendek dengan bagian ujung ekornya yang tumpul.
  • Bulu yang terdapat pada bagian dada terlihat lebih cerah.
  • Kulit sekitar mata lebih tebal dan lebar, warnanya pun cenderung lebih pucat.
  • Kaki perkutut bangkok rata-rata berwarna merah keunguan dengan bentuk yang lebih panjang.
  • Kebanyakan perkutut bangkok didapatkan dari hasil tangkaran, jadi sangat besar kemungkinan kalau burung ini akan memiliki ring / cincin di kakinya sebagai identitas penangkaran.
  • Suaranya akan terdengar lebih keras, tebal, dan ngebas. Iramanya harmonis dengan ketukan yang jelas, begitu pun suara ujungnya (kung) yang panjang dan ngglosor.

cara membedakan perkutut lokal

  • warna bulu perkutut lokal lebih cenderung kecoklatan
  • Ukuran tubuhnya lebih kecil dari perkutut bangkok
  • Bentuk kepala lebih kecil, bulat, dan lehernya pun pendek.
  • ekornya panjang dan ujung lebih lancip.
  • Pada bagian dada terlihat lebih gelap, dan terdapat garis halus di bagian lehernya.
  • Selaput kulit mata lebih kecil dan tipis, warnanya pun abu-abu sedikit kebiruan.
  • Kaki pendek dan berwarna ungu atau merah kehitaman.
  • Sebagian besar perkutut lokal didapatkan dari hasil jerat, atau tangkapan alam jadi kebanyakan jenis burung ini dijual tanpa menggunakan ring atau cincin pengenal di kakinya.
  • Suaranya cenderung tipis dan kecil, iramanya pun cukup cepat sehingga kurang harmonis dengan ujung suara kungnya.

Itulah beberapa cara membedakan perkutut bangkok dan lokal.

Semoga bermanfaat

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *