Trading Menggunakan Indikator RSI dan Cara Setting

Majalahburung.com – Terdapat beberap indikator yang mendukung para trader dalam melakukan aktifitas tradinya, salah satunya yaitu indikator RSI. Berikut ini ialah informasi mengenai “Trading Menggunakan Indikator RSI dan Cara Setting”.

Relative Strength Index (RSI) adalah satu indikator teknikal yang berfungsi untuk mengukur besarnya perubahan suatu harga pada periode waktu tertentu. Dalam mengukur besarnya perubahan suatu harga akan dapat membantu anda untuk menganalisa suatu market.

Apakah pasar sedang dalam keadaan oversold jenuh jual ataupun berada pada titik jenuh beli overbought. Biasaya indikator ini digunakan untuk mengidentifikasi level oversold maupun overbought.

Tapi ada juga trader yang menggunakannya untuk sebagai penanda munculnya peluang untuk melakukan perdagangan dan melakukan open posisi. RSI termasuk kedalam indikator teknikal Osciullator yang bersifat leading.

Indikator RSI ditemukan oleh seseorang yang bernama J Welles Wilder dan dibahas didalam judulnya yang berjudul “New Concepts in Technical Trading Systems” pada tahun 1978.

Cara Setting Indikator RSI

Untuk anda yang menggunakan platform trading forex contohnya seperti MT4, biasanya tampilan yang muncul berbentuk garis naik-turun dibawah grafik harga. Anda hanya tinggal meng-klik Insert >>> Indicators >>> Oscillators >>> Relative Strength Index.

Biasanya nilain RSI akan berflaktuasi antara 0 sampai 100, dalam hal ini trader dituntun untuk lebih teliti lagi. Berikut ini contoh gambar seting default 14 hari perdagangan RSI 7.

Baca Juga:

Contoh Indikator RSI

1. Setting RSI dengan Menggunakan Nilai Ekstrim

Untuk menghindari hal-hal yang tidak di inginkan seperti sinyal palsu, biasanya para trader sering menggunakan nilai ekstrim sebagai basis penilaian dari kondisi market yang overbought dan oversaold.

Rata-rata para trader menggnakan nilai diatas 80 sebagai acuan dari overbought, serta nilai dibawah 20 sebagai acuan oversold. Kelemahannya, dengan default RSI (14), pergerakan di pasar forex cukup jarang mencapai level-level ekstrim RSI tersebut.

Untuk solusinya, anda diusahakan jangan menggunakan default dengan periode RSI 14 melainkan dapat lebih rendfah dari pada itu, misalanya anda bisa menggunakan periode 7.

Seeting Indikator RSI Menggunakan Nilai Ekstrim

Setting parameter dapat berpengaruh pada tampilan indikator RSI. Bain setting 14 ataupun 7 itu tergantung penggunaan dari trader itu sendiri mana yang lebih cocok untuknya.

2. Kombinasi RSI dan Trend Line

Biasanya indikator RSI juga serig dikolaborasikan dengan trend line. Dalam perbandingannya keduanya akan menunjukan garis support dan resistance sepanjang trend yang bertepatan dengan RSI.

Tidak hanya itu, kedua indikator ini juga bisa memberikan sinyal tentang terjadinya titik penembusan breakout pada trend yang telah terbentuk saat market tengah berlangsung.

Trading Dengan Indikator RSI dan Trend Line

perhatikan gambar diatas, garis yang berwarna merah menunjukan trend line menurun. Trend Line pada harga menunjukkan pertemuan titik-titik Resistance selaras dengan Trend Line yang ditarik pada RSI.

Ketika garis RSI menembus breakout trend line maka nanti akan di ikuti oleh pembalikan harga menjadi bullish. Bisa kalian perhatikan seperti contoh pada gambar diatas.

Untuk garis trend line ysang berwarean hijau menunjukan tren line menanjak. Digambar bisa kalian lihat trend tersebut menunjukan pertemuan antara titik support selaras dengan trend yang ditarik pada RSI.

3. Divergen Indikator RSI

Divergen merupakan situasi pergerakan harga bergerak kearah yang berbeda dengan indikator RSI ternmasuk juga tipe Oscillator. Harga mencetak level tinggi (high) atau level rendah (low) baru, tetapi RSI tidak mencetak nilai yang selaras.

Divergen di bedakan menjadi dua bagian yaitu divergen bullish dan divergen bearish. Divergen bullish dapat di terjemahkan sebagai sinyal buy sedangkan divergen bearish yaitu ketika harga mencetak level tertinggi tetapi RSI tidak meninggi lagi.

Akhir Kata

Itulah informasi singkat mengenai informasi Trading Menggunakan Indikator RSI dan Cara Setting. Semoga dengan adanya informasi tersebut dapt menambah pengetahuan dan wawasan anda semua.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *