Pastor Yesaya Pariadji Meninggal, Lihat Bio-Nya

x

Saat ini banyak yang mencari berita Pastor Yesaya Pariadji meninggal, Pastor Tiberias umur dan biodata pendeta Yesaya Pariadji.

Lihatlah Info Pastor Yesaya Pariadji yang meninggal, berikut biodata Pdt Yesaya Pariadji mulai dari umur sampai mati karena apa.

Pendeta Yesaya Pariadji dikenal sebagai pendeta yang juga Ketua Sinode Gereja Tiberias Indonesia.

Pendeta Yesaya Pariadji juga pendiri Tiberias Theological College. Lokasi STT Tiberias berada di Kompleks Ruko Roxy Mas.

Rencananya pelepasan dan tutup peti ibadah akan dilaksanakan pada hari Jumat, 6 Mei 2022 yang akan disiarkan secara online pukul 08.00 WIB.

“Pelepasan dan tutup peti ibadah disiarkan secara live streaming pada Jumat, 6 Mei 2022, pukul 08.00 WIB. Youtube: Gereja Tiberias Indonesia, ” Demikian pengumuman dari situs Gereja Tiberias.
Dikutip dari situs AMC, Pastor Isaiah Pariadji lahir pada 11 Desember 1949. Ia pernah bertugas di Istana Negara dalam rumah tangga Presiden Republik Indonesia, yaitu Presiden Soekarno hingga Presiden Soeharto.

Dia adalah seorang pelayan di sebuah hotel bintang lima di New York. Imam Yesaya Pariadji memiliki seorang istri yang juga seorang imam bernama Darniaty.

Gereja Tiberias Indonesia dan pelayanan Tiberias ada karena kasih karunia Tuhan Yesus Kristus. Tuhan mempercayakan Pdt Pariadji sebagai bapak pendiri pelayanan Tiberias, yang dimulai dari kebaktian Persekutuan Doa perdana pada tahun 1987 di kantor, restoran, dan apotek yang dipelopori oleh istrinya, Pdt Darni Pariadji.

Saat ini Gereja Tiberias Indonesia memiliki cabang di dua belas provinsi dan tiga negara. Dan memiliki Sekolah Tinggi Teologi Tiberias dan Sekolah Alkitab Tiberias di Jakarta

Sampai sekarang, tidak diketahui apa yang Pendeta Yesaya Pariadji meninggal. Tahun ini, dia berusia 72 tahun.

Gereja Tiberias Indonesia (GTI), atau Tiberias Ministry adalah salah satu Sinode Gereja Kristen Protestan di Indonesia. Salah satu ciri khas dari pelayanan GTI adalah pelayanan penyembuhan ilahi melalui Komuni Kudus dan minyak urapan

Gereja Tiberias Indonesia adalah Gereja wahyu yang diperintahkan oleh Tuhan Yesus kepada Pendeta DR. Yesaya Pariadji.

Tugas Gereja Tiberias adalah membuktikan bahwa Yesus Kristus adalah Tuhan Allah Yang Mahakuasa yang dibuktikan dengan mujizat-mujizatNya; bahwa firman Allah tidak terdiri dari kata-kata, tetapi dari kuasa; bahwa firman Allah lebih dari semua ilmu pengetahuan manusia; bahwa manusia harus hidup dalam pertobatan, harus hidup dalam kekudusan agar layak berdiri di hadapannya dan berpesta di Kerajaan Surga.

sebelum berdiri sendiri sebagai Sinode, Tiberias adalah salah satu jemaat yang tergabung dalam Sinode Gereja Bethel Indonesia (GBI), yang disebut GBI Tiberias.

Gereja Tiberias Indonesia sendiri didirikan pada tanggal 17 Agustus 1990. Sang Gembala, Pendeta DR. Isaiah Pariadji menjual aset berharga untuk kemudian mendirikan jemaat Gereja Bethel Indonesia Tiberias.

Setelah keputusan Sinode GBI, bahwa nama-nama jemaat seperti Tiberias harus dihilangkan, maka Pendeta DR. Yesaya Pariadji, sebagai pendeta GBI Tiberias, memisahkan diri dan membentuk Sinode sendiri (Gereja Tiberias Indonesia). Gereja Tiberias Indonesia memiliki tempat pelayanan bagi kaum muda dengan nama “Boanerges Youth Ministry”, yang berbasis di GTI Balai Sarbini branch, Jakarta.

Dan sekarang GTI memiliki cabang di beberapa kota, diantaranya Jakarta, Manado, Bandung, Surabaya, Batam, Bali, Makassar, Semarang, Medan, Pontianak. Gereja Tiberias juga memiliki cabang di luar negeri, yaitu di Singapura dan Australia.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.